Terapi (Pengobatan) Kanker Payudara

Kanker Payudara Mengancam Banyak 9% Wanita…….

Terapi Kanker Payudara

Menurut data dari WHO, 8-9 % wanita akan mengalami kanker payudara. Kanker ini adalah kanker yang paling banyak menyerang para wanita. Pada tahun  2000 diperkirakan 1.2 juta wanita terdiagnosis kanker payudara dan 700.000 meninggal karenanya. Kanker payudara penyebab kematian wanita terbesar karena kanker.

Seperti halnya penyakit kanker lain, penyebabnya belum diketahui secara pasti. Akan tetapi diduga beberapa hal berikut menjadi penyebabnya:

  1. Keluarga yang memiliki riwayat penyakit serupa
  2. Usia yang makin bertambah
  3. Tidak memiliki anak
  4. Kehamilan diatas usia 30 tahun
  5. Periode menstruasi yang lebih lama (menstruasi yang lebih awal atau menopause yang lebih lambat)
  6. Faktor Hormonal (baik esterogen maupun androgen)

Deteksi dan terapi dini dari kanker payudura memberikan peluang hidup yang lebih besar dan memberikan pilihan terapi yang lebih banyak bagi penderitanya.  Deteksi awal dapat dilakukan oleh penderita sendiri setelah menstruasi, biasanya berupa benjolan keras dan kecil. Benjolan ini tidak sakit, akan tetapi beberapa penderita merasakan sakit. 

Jika deteksi awal menunjukkan adanya benjolan, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksakan lebih lanjut seperti mamografi dan biopsi.

Bagaimana terapi tepat kanker payudara?

Pada pengobatan secara medis, stadium lanjut memerlukan pembedahan dan kemoterapi atau radiasi karena sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh. Akan tetapi Radiasi atau kemoterapi menimbulkan efek samping yang besar bagi penderitanya.   

-   Efek samping dari radiasi terjadinya penurunan jumlah sel darah putih,  infeksi/peradangan, reaksi pada kulit seperti terbakar sinar matahari, rasa lelah, sakit pada mulut dan tenggorokan, diare dan dapat menyebabkan kebotakan.

-  Efek samping dari kemoterapi adalah terjadi penurunan jumlah sel-sel darah, infeksi, anemia, pendarahan seperti mimisan, rambut rontok, gatal dan kering pada kulit, mual dan muntah, dehidrasi, tekanan darah rendah, sembelit, diare, gangguan sistem syaraf.

Pagi penderita yang menjalani kemoterapi, penggunaan transfer factor sangat baik untuk mengurangi efek samping kemoterapi maupun radiasi.

Mau Tau Lebih Jauh Bagaimana Penggunaan Transferfactor Bagi Kesehatan Anda? Silahkan Hubungi Saya Fitri di :

Distributor Transferfactor

 

Telp : fitri 0878 9424 7850 / 081 372 828 310

Pin BB : 267D7DD1

Email : fitri@4life-4transferfactor.com

YM : transferfactor_i

Facebook : Fitri Yanti

September 13, 2010 · admin · No Comments
Tags: , , ,  Â· Posted in: Penyembuhan Penyakit Melalui Sistem Imun, terapi kanker

Leave a Reply